U-23 dan PS Siap Tarung Mental

BANDUNG, (PR).-
Persib U-23 akan tampil ngotot melawan Persib Selection (PS) pada turnamen sepak bola Piala Kang Dada 2008 di Stadion Siliwangi, Bandung, Senin (24/3), pukul 13.30 WIB. Persib Selection pun tak kalah gertak dengan menjanjikan penampilan maksimal guna meraih poin pertama, setelah kalah 0-4 (0-0) dari Bandung Selection pada pertandingan perdana.

“Turnamen ini adalah kesempatan terakhir bagi Persib U-23 untuk mengejar gelar juara karena mulai tahun ini kompetisi PSSI U-23 sudah dihapuskan. Untuk mempermudah langkah, kami harus bisa memenangi pertandingan besok,” ujar Jaja di Bandung, Minggu (23/3).

Namun, diakui Jaja, untuk memetik kemenangan dari Persib Selection tidaklah mudah. Sejauh ini, menurut dia, peluangnya cukup imbang karena kedua tim diperkuat materi pemain dengan kekuatan yang nyaris sejajar. Di Persib Selection, sedikitnya ada lima pemain yang sempat bernaung dalam Persib U-23 pada kompetisi PSSI tahun lalu.

“Untuk bisa menang, faktor mental sangat menentukan. Persib U-23 harus memperbaiki penampilan pada pertandingan sebelumnya. Waktu itu, pada babak pertama permainan anak-anak terbawa permainan U-21. Bola-bola pendek yang menjadi ciri khas Persib U-23 tidak muncul. Inilah yang membuat permainan U-23 kurang berkembang,” katanya.

Asalkan anak asuhannya bisa konsisten memainkan bola-bola pendek, ia mengaku optimistis jika timnya bisa menaklukkan Persib Selection dan selanjutnya membuka peluang merebut gelar juara. “Kalau menang, langkah kami pada pertandingan terakhir tentu akan lebih ringan,” tuturnya.

Disinggung mengenai kemungkinan kembali tersulutnya kerusuhan seperti pada pertandingan perdana, Jaja enggan berkomentar banyak. Menurut dia, itu terjadi karena faktor usia yang masih belia dan berharap tidak kembali terulang.

Seperti halnya Persib U-23, Manajer Persib Selection Ruddy Pakih juga mengaku optimistis bisa mengejar target kemenangan pada pertandingan tersebut. untuk itu, lanjut dia, timnya harus bermain seperti pada babak pertama, saat mampu menahan imbang Bandung Selection tanpa gol. Padahal, saat itu Bandung Selection diperkuat beberapa pemain Persib yang akan berlaga pada LSI 2008.

Mengusung ambisi serupa, untuk memetik kemenangan, Pelatih Persib Selection Asep Somantri mengatakan, timnya akan memanfaatkan serangan balik yang menjadi kelemahan tim besutan Ronni Remon itu. Dari sanalah dua gol Persib U-21 berawal, hingga bisa memperkecil ketertinggalan.

“Kalau dilihat dari pertandingan kemarin, kami berani berkata kalau Persib Selection bisa mengimbangi Persib U-23. Kelemahan mereka adalah kurang siap mengantisipasi serangan balik. Mudah-mudahan kami bisa menang atau minimal mengimbangi lawan,” tutur Asep.

Sayangnya, karena keterbatasan jumlah pemain, seperti halnya Persib U-23, Persib Selection pun kemungkinan besar tidak akan melakukan rotasi pemain. Asep akan tetap memercayakan formasi pemain seperti pada pertandingan sebelumnya, untuk memorak-porandakan lini pertahanan Persib U-23.

“Pada dasarnya semua pemain akan diusahakan untuk turun, tapi mungkin tidak sebagai starter. Masalah kapan mereka akan turun, apakah pada babak pertama atau kedua akan disesuaikan dengan situasi di lapangan,” katanya. (A-150)***

Federer dan Nadal Tumbang di Semifinal

INDIAN WELLS, (PR).-
Mardy Fish menumbangkan petenis nomor satu dunia Roger Federer dua set langsung 6-3, 6-2 dan melangkah ke final turnamen seri master ATP Pacific Life Terbuka. Kekalahan sang pemegang 12 gelar grand slam ini membuatnya masih belum memenangi satu turnamen selama 2008 ini.

Pada final, Fish akan menghadapi unggulan ketiga Novak Djokovic, yang membalas kekalahannya dari petenis peringkat dua dunia pada final tahun lalu, Rafael Nadal 6-3, 6-2.

Keberhasilan Fish, petenis peringkat 98 dunia ini, membuat penonton merinding tatkala pertama kali ia berhasil merebut servis Federer pada game kedua yang menjadikannya unggul 3-0. Set pertama ini berlangsung dalam waktu 39 menit.

“Hari ini, pastinya bukan hari baik untuk Roger. Sejak awal pertandingan saya terus menekannya. Memimpin dengan angka 3-0 itu seperti mimpi,” kata Fish.

Pada set kedua, petenis AS itu mampu mematahkan servis Federer hingga pada game kelima unggul 4-1. Federer menyelamatkan dua match point sekaligus untuk mempertahankan servisnya pada game ketujuh, tetapi Fish membukukan keunggulan 40-0 pada game berikutnya. Fish akhirnya memenangi pertandingan melalui match point ketiga setelah pukulan Federer menyangkut net.

Fish menjadi petenis berperingkat terendah yang berhasil mengalahkan Federer sejak petenis peringkat ke-101 dunia Richard Gasquet dari Prancis di Monte Carlo pada 2005.

Final antara Fish dan Djokovic, akan digelar Senin (24/3) pagi setelah final tunggal putri antara Ana Ivanovic melawan Svetlana Kuznetsova. (net/CA-169)***

OB

OB
Senin-Jumat pukul 17.00 WIB

OB atau Office Boy serial sinetron komedi Indonesia yang ditayangkan RCTI. Sinetron yang merupakan produksi in-house ini berkisah tentang kejadian-kejadian lucu pada stasiun televisi OKTV.

Semua kejadian itu sering kali terjadi akibat keluguan Sayuti (Aditya Padat Karya), office boy di kantor tersebut. Meski ditempatkan di bagian dapur, Sayuti mesti berinteraksi dengan sesama pekerja lain, seperti Odah (Tika Panggabean) yang bertingkah bak penguasa, Ismail (Daus Separo) OB yang kaya dan sombong, serta Susi (Oline Mendeng), petugas kebersihan yang jatuh cinta kepadanya.

Sayuti juga kerap berhubungan kerja dengan karyawan HRD OKTV dengan tingkah dan kebiasaan masing-masing. Ada Pak Taka (Marlon Renaldy), manajer yang galak dan suka memberi hukuman fisik, dia diam-diam jatuh cinta kepada Saschya (Winda Viska) sekretaris yang cantik. Kemudian ada Gusti (Bayu Oktara) pria playboy bertampang cool dan Hendra (M.Ridwan) seorang karyawan yang selalu disiplin, pelit, dan suka heboh sendiri kalau melihat artis datang. Kisah-kisah mereka juga semakin berwarna dengan kehadiran para bintang tamu yang sedang naik daun.

ROMANTIC PRINCESS

Setiap Sabtu, 23.00 WIB

PEMAIN :
Angela Zhang sbg Mai Qiu Sui (Huang Fu Shan)
Wu Chun sbg Nan Feng Jin
Calvin Chen sbg Nan Feng Cai
George Hu sbg Nan Feng Lin
Li Ang Lin sbg Nan Feng Ying

Mai (Angela Zhang) diadopsi oleh keluarga kelas menengah dan selalu mempunyai impian untuk menjadi seorang tuan putri. Siapa yang menyangka suatu hari impiannya terwujud. Kakek Mai secara biologis merupakan seorang pemimpin dari keluarga aristokratik dan setelah bertahun-tahun mencari, Ia akhirnya dapat menemukan cucunya yang hilang. Setelah impiannya menjdi seorang putri terwujud, ternyata realitanya tidak seindah yang diharapkan.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.